Silahkan Amati Dunia
Siapa saja boleh tau

Bagaimana Supaya Aku Tidak Lagi Suka Menunda?

January 5th 2013 in Kaum Muda

 

 

Kamu jenuh selalu menyelesaikan tugas di rumah dan PR pada detik-detik terakhir? Kamu memang perlu menghentikan kebiasaan mengulur-ulur waktu! Artikel ini akan membantumu untuk tidak lagi suka menunda, termasuk bila

Setelah membaca artikel ini,  coba isi kuis tentang suka menunda.

Alkitab menggambarkan konsekuensi menyedihkan dari suka menunda. Alkitab menyatakan, ”Ia yang memperhatikan angin tidak akan menabur benih; dan ia yang memandang awan-awan tidak akan menuai.”—Pengkhotbah 11:4.

Perhatikan beberapa faktor yang mungkin turut menyebabkan masalah ini dan apa yang bisa kamu lakukan supaya tidak lagi suka menunda.

 Tugasmu sepertinya membuatmu kewalahan.

Memang, beberapa tugas bikin kita ciut duluan sehingga rasanya lebih gampang ditunda saja. Berikut beberapa ide yang lebih baik.

  •  Pecah proyeknya menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. Walau aku tahu aku sudah jauh ketinggalan, aku coba kejar dengan menyelesaikannya satu per satu,” kata gadis bernama Melissa.
  • Langsung mulai. Mulailah begitu kita dapat tugas, walau hanya sekadar menambahkannya di daftar tugas atau menulis beberapa ide sebelum lupa.”—Vera.
  •  Minta bantuan. Orang tua dan gurumu kemungkinan besar pernah menghadapi tantangan yang sama. Cobalah belajar dari pengalaman mereka. Mereka bisa membantumu mengumpulkan berbagai ide dan membuat rencana.

Tips Buat jadwal. Memang, itu berarti kita harus terorganisasi dan bertekad untuk ikuti jadwal, tapi itu manjur—semua bisa kita selesaikan tepat waktu.”—Abbey.

 Kamu cuma merasa tidak bersemangat.

Sering kali, tugas-tugas yang harus kamu kerjakan adalah hal-hal yang paling bikin kamu bosan. Jadi, apa yang bisa kamu lakukan jika suatu proyek tidak menarik bagimu? Coba hal-hal berikut.

  •  Pikirkan alasan untuk segera mengerjakannya. Misalnya, bayangkan betapa menyenangkannya kalau kamu sudah selesai. ”Enak banget rasanya kalau aku sudah selesaikan sesuatu tepat waktu atau lebih cepat dari jadwal dan aku akhirnya bisa santai,” kata gadis bernama Amy.
  •  Ingatkan dirimu akan konsekuensinya. Kalau kamu menunda, kamu akan makin stres dan kemungkinan berhasilnya makin jauh. Alkitab berkata, ”Kamu menuai apa yang kamu tabur.”—Galatia 6:7, Kitab Suci Komunitas Kristiani.
  •  Majukan tenggat waktunya di pikiranmu. Itu bantu banget kalau aku bayangkan batas waktunya maju sehari atau dua hari,” kata gadis bernama Alicia. ”Lalu aku bisa mengeceknya lagi dan aku masih punya waktu ekstra satu atau dua hari.

Tips Yang penting cara berpikir. Bilang sama diri kita bahwa kita akan melakukan apa yang perlu dilakukan dan tidak ada yang bisa menghalangi. Kalau aku bilang begitu sama diriku, apa yang perlu diselesaikan pasti kuselesaikan.”—Alexis.

 Kamu sudah terlalu sibuk.

Orang sering bilang aku suka menunda,” kata anak laki-laki bernama Nathan, ”tapi itu enggak adil! Mereka enggak tahu betapa sibuknya aku!” Kalau itu juga yang kamu rasakan, coba tips-tips berikut.

  •  Lakukan tugas yang mudah terlebih dulu. Ada yang pernah bilang sama aku bahwa kalau tugas bisa diselesaikan kurang dari lima menit, bagusnya langsung kerjakan,” kata gadis bernama Amber. ”Itu termasuk bersih-bersih, menggantung baju, mencuci piring, dan menelepon.
  •  Tetapkan prioritas. Alkitab berkata, ’Pastikan perkara-perkara yang lebih penting.’ (Filipi 1:10) Bagaimana kamu bisa menerapkan itu dalam kehidupanmu sehari-hari? ”Aku daftar semua tugasku dan catat batas waktunya,” kata gadis bernama Anna. ”Tapi yang paling penting, aku buat catatan kapan aku mau kerjakan dan selesaikan tiap proyek.

Apakah itu sepertinya membuatmu terkekang? Coba pikir lagi! Faktanya, kalau kamu membuat jadwal, kamu yang mengendalikan waktumu, bukan waktu yang mengendalikanmu. Dan itu mengurangi stresmu. ”Kalau punya rencana, aku jadi lebih tenang dan semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” kata gadis bernama Kelly.

  •  Singkirkan penyimpang perhatian. Aku kasih tahu semua orang di rumah kapan aku mau mulai proyekku,” kata Jennifer. ”Kalau ada yang perlu aku lakukan untuk mereka, aku minta mereka untuk tolong kasih tahu aku sebelum aku mulai. Aku juga matikan telepon dan bunyi e-mail masuk.

Tips Apa pun yang mesti kita kerjakan enggak bakal beres kalau kita enggak mulai-mulai. Daripada terus khawatirkan itu, lebih baik selesaikan saja. Kita jadi bisa lebih santai setelahnya.”—Jordan.

No related posts.




required



required - won't be displayed


Your Comment:

*

Dunia

Melenyapkan kelaparan itu bukan hanya soal produksi makanan. Diperkirakan bahwa para petani sekarang memproduksi cukup makanan untuk memberi makan 12 miliar orang—5 miliar lebih banyak daripada populasi planet kita saat ini. Permasalahannya sebagian besar adalah problem-problem yang berkaitan dengan ekonomi, pendistribusian, dan pemborosan.

Inggris dan Amerika Serikat

Hampir seperempat (24 persen) responden dari kalangan profesional yang bekerja di bidang finansial [...]

Previous Entry

Alkitab mengatakan, ”Lebih baik setengah genggam istirahat daripada segenggam penuh memeras keringat dan mengejar angin.” (Pengkhotbah 4:6, Kitab Suci Komunitas Kristiani) Tanpa tidur yang cukup, kamu tidak bakal fit untuk beraktivitas!

 ”Kalau tidak cukup tidur, aku jadi rada eror. Aku susah fokus!”—Rachel, 19.

 ”Jam 2 siang aku kecapean sampai nyaris tertidur selagi ngobrol!”—Kristine, 19.

Apakah kamu sudah cukup [...]

Next Entry

Archives