8 Okt 2012

PENGERTIAN TENTANG

Author: rafiqmztofa10 | Filed under: Pengetahuan

DATA WARE HOUSE

Datawarehouse adalah: kumpulan macam-macam data yang subject oriented, integrated, time variant, dan nonvolatile.  dalam mendukung proses pembuatan keputussan. Inmon
and Hackathorn (1994).
Datawarehouse sering diintegrasikan dengan berbagai sistem aplikasi untuk mendukungproses laporan dan analisis data dengan menyediakan data histori, yang menyediakan infrastruktur bagi EIS dan DSS.

Kenapa subject oriented?
Datawarehouse diorganisasikan pada subjek-subjek utama, seperti pelanggan, barang/ produk, dan penjualan.
Berfokus pada model dan analisis pada data untuk membuat keputusan, jadi bukan pada setiap proses transaksi atau bukan pada OLTP.
Menghindari data yang tidak berguna dalam mengambil suatu keputusan.

Kenapa integrated ?
Dibangun dengan menggabungkan/menyatukan data yang berbeda. relational databse, flat file, dan on-line transaction record.
Menjamin konsistensi dalam penamaan, struktur pengkodean, dan struktur atribut diantara data satu sama lain.

Datawarehouse time variant?
Data disimpan untuk menyediakan informasi dari perspektif historical, data yang tahun-tahun lalu/ 4-5 thn.
Waktu adalah elemen kunci dari suatu datawarehouse/ pada saat pengcapture-an.

Kenapa Non Volatile?
Setiap kali proses perubahan, data akan di tampung dalam tiap-tiap waktu. Jadi tidak di perbaharui terus menerus.
Datawarehouse tidak memerlukan pemrosesan transaksi dan recovery.
Hanya ada dua operasi initial loading of data dan access of data.

Datawarehouse bukan hanya tempat penyimpanan data, Datawarehouse adalah Business Intelligence tools, tools to extract, merubah (transform) dan menerima data (load) ke penyimpanan (repository) serta mengelola dan menerima metadata.

Sejarah / Evolution
-1960, Dunia komputerisasi membuat aplikasi individu yang digunakan pada file utama. General mill mulai  mengembangkan istilah dimensi dan fakta.
-1970, IRI menyediakan database dimensi untuk pembeli eceran, tahun untuk memperbaiki, mengembangkan dan mencocokan dengan hardware yang dimiliki.
-1983, DBMS diperkenalkan untuk mengambil keputusan.
-1988, Barry dan Paul mempublikasikan karyanya tentang Arsitektur Bisnis dan Sistem Informasi
-1990, memperkenalkan tool DBMS sebagai alat untuk datawarehouse.
-1990-sekarang, banyak bermunculan buku-buku datawarehouse dan aplikasi-aplikasi datawarehouse.

Sumber : http://geeks.netindonesia.net/blogs/muhammadsubhan/archive/2009/11/04/pengertian-datawarehouse.aspx

 

ENTERPRICE RESOURSE PLANNING (ERP)

Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnyaenterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahanmanufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-CommerceCustomer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan

 

EXPERT SYSTEM

 

Definisi expert system
Expert system juga biasa disebut sistem pakar. Expert system adalah program komputer yang dirancang untuk memiliki kemampuan menyelesaikan masalah seperti human expert. Jadi expert system ini berperan layaknya seorang pakar dalam suatu sistem yang “nyata”.
Apa itu Expertise / kepakaran ???
Dalam mempelajari ilmu ini, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan expertise dalam ilmu ini.

Kemampuan kepakaran:ü
o Dapat mengenali (recognizing) dan merumuskan masalah
o Problem solver yang cepat dan tepat
o Menjelaskan solusi
o Belajar dari pengalaman (experience)
o Menentukan relevansi/hubungan
o Memahami batas kemampuan

Jenis-jenis pengetahuan yang dimiliki dalam kepakaran:ü
• Teori-teori dari permasalahan
• Aturan dan prosedur yang mengacu pada area permasalahan
• Aturan (heuristik) yang harus dikerja akan pada situasi yang terjadi
• Strategi global untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah
• Meta-knowledge (pengetahuan tentang pengetahuan)
• Fakta-fakta

Dari kedua spesifikasi tentang expertise, maka dapat kita simpulkan bahwa expertise itu berarti pemahaman yang luas dari pengetahuan spesifik yang diperoleh dari pelatihan, analisis dan pengalaman yang diperoleh saat menangani suatu pemasalahan .

 

Sumber : http://anntbluebeauty.blogspot.com/2009/05/expert-system.html

 

GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEMS (GIS)

Pemerintah melalui Menteri Keuangan telah mendefenisikan pengertian penilaian property sebagai ” Proses pekerjaan untuk memberikan estimasi dan pendapat atas nilai ekonomis suatu obyek penilaian. Sementara itu Masyarakat Penilai property Indonesia ( MAPPI ) mendefinisikan sebagai ” Proses pekerjaan seseorang Penilai dalam memberikan opini tertulis mengenai nilai ekonomis pada saat tertentu”.
Setelah mengetahui pengertiannya, sekarang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi suatu opini atau pendapat atas nilai.
Faktor-faktor tersebut dapat dipengaruhi oleh :
1. Ekonomi, dalam hal ini misalnya : Tingkat inflasi,kurs, pertumbuhan ekonomi, pengagguran  ,dll.
2. Politik, misal: tingkat keamanan investasi
3. Sosial, misal perilaku masyarakat, adat, tingkat pendidikan.
4. Lingkungan, bisa berupa lingkungan alam atau lingkungan hasil pembangunan.

Untuk melihat suatu benda apakah memiliki suatu nilai , maka bisa diukur dengan cara:
a. Demand, yang mengandung maksud sebuah benda akan memiliki nilai manakala ada permintaan.
b. Utility, yang mengandung maksud barang memiliki nilai barang tersebut dapat memberi manfaat kepada pemiliknya
c. Scarcity, yang mengadung maksud semakin banyak permintaan/langka suatu barang , harga semakin tinggi.
d. Transferabillity, yang mengandung maksud barang akan memiliki nilai lebih tinggi apabila barang dapat diperjualbelikan.

Dalam melakukan suatu penilaian property, tentunya seorang Penilai akan melakukan suatu analisa-analisa. Analisa-analisa apa saja yang dapat dilakukan. Disini akan dibahas analisa yang sering disebut dengan HBU ( HIGHTEST DAN BEST USE ). Apa itu HBU. HBU adalah suatu metode analisa penilaian property untuk memberikan gambaran tentang penggunaan tanah yang paling sesuai dari sebuah property, sehingga diperoleh nilai tertinggi dari tanah tersebut.
Pada tahun 2001 , Appraisal Institute telah mendefinisikan HBU ( HIGHTEST DAN BEST USE ) sebagai : The reasonable probable and legal use of vacant land and improver property, Which is physically possible, appropriately supported, financially feasible and that results in the highet Value. Dengan kata lain, suatu property/tanah/gedung memiliki HBU yang tepat apabila telah memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :
1. Legal/Peraturan/Hukum
Penggunaan property memenuhi kaidah :Tata guna tanah dan bangunan sebagaimana ditetapkan sesuai aturan pemerintah.
2. Fisik
Penggunaan property harus didukung oleh berbagai segi kondisi tanah, seperti kontur, sungai, kedalaman, bentuk dan ukuran, dll.
3. Produktifitas
Analisa produktitas untuk mengetahui tingkat pengembalian suatu investasi atas suatu property.
4. Finansial
Analisa ini untuk mengetahui tingkat pendapatan, kerugian , dll.

Apakah Property yang telah memenuhi kriteria diatas, otomatis sudah terpenuhi HBU-nya. Ternyata tidak. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu:
a. Single Use Situation
Merupakan penggunaan yang tidak pada umumnya/langka/unik. Oleh karena itu nilai tanah didasarkan pada penggunaan khusus saja, bukan secara umum. Misal Museum,kuburan.
b. Multiple use
Merupakan penggunaan atas suatu lahan secara bersama-sama. Misal Mall. Apartement, Hotel. Akibat dari keadaan ini nilai suatu property bisa saling mempengaruhi menjadikan lebih rendah,atau lebih tinggi.
c. Special Purposes Use
Merupakan penggunaan untuk satu tujuan tertentu, karena khusus maka sangat sulit untuk menentukan nilainya.
d. Legally Non Comforming Uses
Adanya perubahan tata guna menyebabkan nilai guna/penggunaan property sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi yang ada, meskipun secara legal masih berlaku.
e. Interim Use
Merupakan penggunaan tidak permanen dari suatu property, adanya pengembangan property untuk keperluan masa yang akan datang. Sehingga HBU baru maksimal di masa datang.
f. Excess Land
Penggunaan tanah sudah tidak diperlukan lagi atau tidak mendukung penggunaan property.
g. Speculative uses.
Merupakan penggunaan lahan yang tidak dapat diprediksi, hal ini disebabkan adanya perubahan tata kota atau peraturan Pemerintah.

Pendekatan Penilaian Property/Metode Penilaian.
Ada beberapa pendekatan untuk melakukan suatu penilaian property. Penilaian property dapat dilakukan dengan satu atau lebih pendekatan. Pendekatan penilaian property dibagi menjadi:
1. Income Capitalisation Approach/Pendekatan pendapatan
Pendekatan ini digunakan untuk menilai property yang mampu menghasilkan pendapatan.
2. Cost Approach/Pendekatan biaya
3. Sales Comparison Approach/Perbandingan data pasar
4. Pendekatan keuntungan
5. Pendekatan Sisa.

Kebijakan Penilaian Tanah Di Indonesia

Bagaimanakah kebijakan penilaian tanah di Indonesia. DR. JP. Tamtomo ( Direktur Survei Potensi tanah –Deputi Bidang survey pengukuran dan Pemetaan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia mengungkapkan bahwa BPN telah mencanangkan Visi dalam penilaian tanah yaitu “ Nilai tanah BPN sebagai referensi dan sebagai Kontributor pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk mendukung Visi tersebut maka telah dikeluarkan program-program untuk mencapai, yaitu diantaranya program pembangunan Suprastruktur yang berisi :
1.Pembuatan Peta Nilai Tanah ( ZNT & ZNEK ) sebagai bagian dari peta pertanahan terpadu di lokasi PPAN, Redistribusi dan Konsolidasi.
2.Pengadaan Software GIS.
3.Lisensi Penilian
4.Pemetaan penyebaran data transaksi.
5 Penilaian tanah dan Updatingnya.

Kebutuhan Penilai di Indonesia.

Dalam tahun-tahun ke depan diperlukan banyak penilai di Indonesia. Sesuai data yang disampaikan oleh DR. JP. Tamtomo di: http://bemstpn.org/File/Informasi Lain/DR. J.P. Tamtomo, diperlukan sekitar 2.225 penilai tanah baik yang berijasah D.IV maupun S1 yang bersertifikat maupun spesialisasi pascasarjana di bidang penilaian tanah.

Kompetensi pendidikan penilai tanah.
Para penilai tanah diharapkan memiliki kemampuan dalam bidang :
1. Menganalisa data spasial
2. Melakukan penilaian tanah
3. Melakukan penialian ekonomi kawasan
4. Membuat peta nilai zona tanah
5. Membuat peta zona nilai ekonomi kawasan
6. Pemahaman dan ketrampilan dalanm penggunaan GIS.

 

Sumber : http://www.inigis.com/

 

Global Information System

 

Sistem Informasi Dunia merupakan sebuah sistem yang berbasiskomputer yang memungkinkan perusahaan multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan induk dan cabangnya, dimana cabang tersebut secara geografis tersebar di berbagai penjuru dunia dan setiap kantor cabang terkait memiliki tujuan, kebijakan dan tata cara tersendiri yang unik.

 

Sejarah

Selama tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an, perusahaan raksasa multinasional banyak menyelesaikan pembangunan sistem informasi global mereka (GIS/ Global Information System), tetapi masih terdapat beberapa hal lain yang masih harus diselesaikan dalam rangka menyempurnakan sistem pengelolaan informasi berbasis komputer yang mendunia ini. Pada tahun 2000-an, kurang lebih 2070 perusahaan multinasional akan didorong untuk memperbaiki aplikasi sistem informasi dan bentukan arsitektur sistem ini. Sistem yang mulanya dirancang untuk mendukung operasi yang tersentralisasi ataupun tidak tersentralisasi akan ditingkatkan untuk memampukan perusahaan induk dan cabangnya beroperasi sebagai sebuah koordinat suatu sistem yang terintegrasi. Adapun hal yan perlu ditingkatkan dan diintegrasikan secara utuh dalam pematangan sistem informasi dunia adalah peranan sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System/ CBIS).

 

Subsistem Pengembangan Sistem Informasi Dunia

 

Sistem Informasi Akutansi

Subsistem ini menjadikan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan perusahaan menjadi jauh lebih mudah dan sederhana dengan penggunaan sistem komputer. Saat tindakan berlangsung dan transaksi terjadi, data dimasukkan ke dalam basis data. Salah satunya adalah ketika data akuntansi ini masuk ke dalam pusat pengumpulan data yang dilakukan oleh pekerja dan pengawas kendali kualitas saat produksi berlangsung. Pihak manajemen dapat melakukan pemantauan pada waktu itu juga (real time) terhadap kegiatan kendali kualitas yang terjadi. Laporan keuangan standar yang dibuat oleh SIA, seperti rekening koran (income statement) dan analisis biaya, disajikan sebagai suatu kartu catatan kualitas produk, pengembalian pelanggan, dan proses selanjutnya yang terkait.

 

Sistem Informasi Manajemen

SIM bertanggung jawab dalam menyediakan informasi untuk seluruh manajer perusahaan dalam bentuk laporan berkala, laporan khusus, dan keluaran bentuk matematika. Para manajer di semua wilayah fungsi dapat menerima keluaran ini, yang sebagian besar dihasilkan dari gabungan data SIA yang ada. Contoh laporan yang dimaksud adalah manajer kendali kualitas dapat menerima laporan bulanan yang menunjukan tingkat penolakan untuk masing-masing tahap dalam proses di pabrik.

 

Sistem Pendukung Keputusan

Sistem ini memungkinkan pembuatan keluaran (out put) untuk masalah khusus yang berkenaan dengan kualitas. Penerapan SPK yang berbasis sistem komputer ini dapat dilihat dari beberapa kegiatan seperti; seorang pengawas kualitas produksi perusahaan yang dapat memperbaiki basis data untuk tampilan biaya perbaikan produk yang disebabkan pengembalian dari pelanggan, manajer pabrik dapat menggunakan lembaran elektronik untuk meniru pengaruh bonus kualitas pada biaya produksi.

 

Sistem Otomatisasi Perkantoran

SOP menyediakan prasarana telekomunikasi untuk orang-orang di dalam perusahaan dan memampukan mereka untuk berkomunikasi di lingkungan internal dengan para penyalur serta para pelanggan di lingkungan perusahaan. Komunikasi ini membuat kelompok penanggung jawab kualitas, seperti komite dan kelompok proyek, untuk menyelaraskan upaya kemampuan telekomunikasi tersebut. Pengolahan kata (word processing), Emailsurat suara (voice mail), dan pemindahan facsimile dapat memenuhi dan menunjang pelaksanaan subsistem ini dengan baik. Aplikasi SOP lainnya seperti tatap muka melalui video gambar (video conferencing)pertemuan/ temu wicara melalui suara (audio conferencing), merupakan terapan subsistem otomatisasi perkantoran yang sangat mendukung proses komunikasi di antara pihak-pihak perusahaan yang keberadaannya tersebar.

 

Sistem Ahli

Perusahaan dapat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligent) untuk meraih suatu pengetahuan dan menjadi ahli dalam pengetahuan tersebut serta untuk lebih mencakapkan para pegawai pada bentuk sistem informasi. Fungsi sistem ahli dinamakan sebagai konsultan, dan kegiatannya disebut konsultasi. Tingkatan operasional perusahaan merupakan tempat sistem ahli yang paling tinggi nilai efektivitasnya. Sistem ini dapat menampilkan kebutuhan basis data atau penggunaan di bidang lainnya secara lebih cepat. Salah satu sistem ahli pertama adalah buatan perusahaan General Electric (GE) dari Amerika Serikat untuk mendapatkan transfer pengetahuan dari ahli perbaikan lokomotif yang lama dan mendekati masa pensiun. Sistemnya dinamakan CATS-1,NU, dibuat untuk membantu montir mengenali dan mendiagnosis masalah mesin. Di saat masalah telah ditemukan, sebuah pita gambar (video tape) menginstruksikan mesin untuk memperbaiki bagian yang perlu saja.

 

Level  Dan Strategi Penerapan Sistem Informasi Dunia

Beberapa industri raksasa seperti Samsung, Siemens, Sony, Carrefour, Suzuki dan Microsoft memiliki pusat dunianya secara global (global focus). Seperti halnya Siemens yang selalu melihat wilayah pasaran yang potensial sebagai fokus dunia global. Selama bertahun-tahun lamanya, markas besar mereka disebut sebagai World Head Quarters (WHQ) atau markas besar dunia. Christopher Barlett dan Sumantra Ghosal telah melakukan penelitian terhadap strategi penerapan sistem informasi global pada berbagai level perusahaan multinasional dan telah mengembangkannya menjadi empat klasifikasi yang telah diterima luas.

 

Strategi Multinasional

Strategi multinasional merupakan strategi yang paling tua, yang telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Eropa sebelum Perang Dunia II. Siasat “lepas tangan” yang digunakan oleh perusahaan induk dimana mereka mengizinkan cabang-cabangnya untuk mengembangkan produk dan mempraktikannya secara mandiri di wilayah operasi cabang tersebut. Sistem informasi yang digunakan memudahkan desentralisasi pembuatan keputusan dan terdiri atas basis data dan proses yang berdiri sendiri.

 

Strategi Dunia Global

Strategi dunia global membatasi kendali di bawah perusahaan induknya. Produk untuk seluruh pasaran dunia globalnya dibuat secara terpusat dan dikirimkan ke cabang-cabangnya. Aliran produk dan informasi di antara perusahaan induk dan cabangnya bergerak dalam satu arah menuju cabang. Sistem informasi dari strategi ini menempati kapasitas terbesar di lokasi induk dan menonjolkan sentralisasi pada basis data dan proses.

 

Strategi Internasional

Strategi internasional merupakan perpaduan kendali yang bersifat sentralisasi dari strategi dunia global dan kendali yang desentralisasi dari strategi multinasional. Dalam penerapan sistem ini, kelompok manajemen di perusahaan induk lebih mengetahui dan terampil dalam memasuki pasaran dunianya. Cabang-cabang menggunakan keahlian mereka untuk menyesuaikan produk, proses, dan strategi kepada pasaran mereka masing-masing bedasarkan kelompok manajemen yang telah ditetapkan. Perusahaan yang mengikuti strategi bisnis ini menjalankan sistem antar organisasi yang menghubungkan basis data dan proses dari induk dengan cabang-cabangnya.

 

Strategi Antarnegara

Strategi ini cukup terkenl di tahun 1980-an. Perusahaan induk dan seluruh cabang bekerja sama dalam merumuskan strategi dan mengoperasikan kebijakan dan mengkoordinasi logistik untuk menempatkan produk pada pasaran yang tepat. Perusahaan induk memantau pencapaian yang dapat diraih melalui penggabungan bisnis global untuk efisiensi, namun tetap memberikan keleluasaan pada tingkat lokal operasi perusahaan cabang. Perusahaan yang menerapkan strategi ini melakukan penggabungan pada sistem informasinya dengan mengikuti standar yang digunakan pada skala internasional bersamaan dengan rancangansistem informasi pada umumnya. Strategi ini menempatkan tanggung jawab yang besar pada pengelola basis data untuk memastikan bahwa rancangan basis data perusahaan lazim digunakaan di seluruh dunia.

 

Sumber : http://rickysucipto07.blogspot.com/2011/06/global-information-system.html

 

Office Automation

Office automation ialah penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Awalnya penggunaan office automation atau otomatisasi kantor hanya terbatas pada kalangan pabrik industry saja. Namun, saat ini penggunaanny sudah menyebar hingga kalangan perkantoran. Otomatisasi kantor dimulai pada tahun 1964, ketika IBM memasarkan mesin yang disebut Magnetic Tape / Selectric Typewriter ( MT/ST) yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetik secara otomatis.

Office Automation (OA) System mendukung pekerjaan pada suatu perusahaan secara luas, biasanya digunakan untuk meningkatkan aliran pekerjaan dan komunikasi antar sesama pekerja, tidak peduli apakah pekerja tadi berada di satu lokasi yang sama ataupun tidak.

Tujuan dari office automation ialah :

* Membantu kegiatan sekertariat dan karyawan administrasi

* Menaikkan produktifitas

* Membantu memfasilitasi komunikasi formal dan informal atar karyawan di dalam dan di luar organisasi

* Mengurangi penghentian kerja

* Pengurangan biaya peralatan

Pengguna office autmation biasanya merupakan orang-orang yang bekerja di dalam kantor. Pengguna office automation dibagi ke dalam 4 kategori, yaitu :

1. Manajer
2. Profesional
3. Sekretaris
4. Pegawai Administratif

Aplikasi Office Automation

Ada beberapa jenis aplikasi yang digunakan dalam office automation, diantaranya ialah :

1. Pengolah Kata
Merupakan aplikasi yang biasa digunakan untuk mengolah data tertulis, sehingga memungkinkan manajer menyiapkan komunikasi tertulis yang lebih efektif.

2. Surat Elektronik
Tujuan digunakannya surat elektronik ialah untuk mempermudah manajer berkomunikasi secara cepat dan mudah dengan orang lain. Surat elektronik atau biasa disebut email efektif jika tidak diperlukan percakapan 2 arah dan jika penyampaian pesan berjarak jauh.

3. Voice Mail
Syarat utama agar setiap karyawan dapat berkirim pesan melalui voice mail ialah setiap orang harus mempunyai voice mailbox sebagai penerima pesan. Selain itu diperlukan komputer dengan kemampuan menyimpanan pesan audio dalam bentuk digital dan kemudian merubahnya kembali menjadi pesan audio ketika pesan tersebut dipanggil. Keuntungan dari voice mail ini ialah manajer tidak perlu mengetik pesan yang akan disampaikan.

4. Kalender Elektronik atau Electronic Calendering
Electronic calendering merupakan penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan.

5. Konferensi Audio
Biasa digunakan untuk perusahaan yang tersebar luas di berbagai daerah, sehingga dapat mengefisiensikan waktu penyampaian pesan. Syarat-syarat terjadinya kenferensi audio atau audio converencin ialah:

* Ada moderator
* Jumlah peserta maksimal 6 orang
* Mengirimkan agenda konferensi terlebih dahulu
* Mengidentifikasi diri terlebih dahulu sebelum berbicara
* Rekaman hasil konferensi harus disimpan
* Salinan rekaman dibagikan kepada peserta
* Audio conferncing merupakan komunikasi sinkron yang mengharuskan para peserta hadir tepat waktu.

6. Konferensi Video
Merupakan salah satu bentuk telekomunikasi dengan penggunaan televisi untuk menghubungkan para peserta konferensi yang tersebar di berbagai daerah. Ada 3 jenis konfigurasi konferensi video, yaitu:

* One-way video and audio
Sinyal video dan audio dikirim ke satu tempat transmisi ke satu atau beberapa tempat penerimaan

* One-way video and two-way audio
Kemampuan audio 2 arah memungkinkan orang ditempat penerimaan berbicara dengan orang ditempat transmisi sementara semua orang melihat pada gambar yang sama.

* Two-way video and audio
Komunikasi audio dan video antara semua tempat berlangsung 2 arah.

7. Konferensi Komputer
Konferensi komputer atau computer converencing ialah salah satu bentuk komunikasi dengan menggunakan jaringan komputer sehingga memungkinkan para anggota dengan karakteristik bersama bertukar informasi mengenai suatu topik tertentu. Computer converencing dapat terdiri dari banyak peserta dan bisa dipakai untuk banyak topik yang berbeda.Selain itu, computer converencing juga dapat digunakan dalam satu tempat geografis.

8. Transmisi Faksimili
Dalam office automation juga terdapat aplikasi transmisi faksimili yang digunakan untuk mengirim informasi dengan menggunakan peralatan khusus yang dapat membaca citra dokumen pada satu ujung saluran komunikasi dan kemudian membuat salinannya diujung yang lain. Fax berkontribusi pada pemecahan masalah dengan membagikan dokumen kepada para anggota tim pemecah masalah scr cepat dan mudah tanpa dibatasi oleh lokasi geografis

9. Video Text
Ialah komunikasi dengan menggunaan komputer untuk menampilkan narasi dan grafik yang tersimpan ke layar CRT

10. Pencitraan
Pencitraan ialah enggunaan karakter secara optik untuk mengubah dokumen-dokumen kertas atau microfilm menjadi format digital untuk disimpan ke dalam penyimpanan sekunder. Proses pencitraan dilakukan oleh sistem manajemen dokumen. Sistem tersebut terdiri dari satu atau beberapa unit pengenal karakter (OCR) untuk mengubah citra dokumen ke dalam data digital. Pencitraan digunakan jika dokumen historis perlu ditelaah dengan maksud memahami suatu masalah

11. Desktop Publishing (DTP)
Tiga aplikasi Desktop Publishing :

* Administrative
meliputi dokumen-dokumen yang dimaksud untuk penggunaan intern seperti korespondensi, laporan, dan warta

* Technical
meliputi materi pelatihan, seperti : slides, overhead tranparancies, dan manual

* Corporate
meliputi periklanan, brosur, dan dokumen yang digunakan di luar perusahaan

Sumber : http://permanaderry.wordpress.com/kumpulan-tugas/pengertian-office-automation/

ITIL

ITIL merupakan sebuah kerangka pengelolaan layanan IT yang terbagi kedalam proses dan fungsi (lihat penjelasan tentang apa itu ITIL dalam artikel terpisah). Dua area/modul dalam ITIL, yaitu Service Support dan Deliverykemudian menjadi CORE dalam ITIL versi 2, yang kemudian kita kenal dengan IT Service Management.

 

Sumber : http://itilindo.com/2009/03/17/posisi-itil-dan-cobit/

 

COBIT

Control Objectives for Information and related Technology (COBIT) adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi yang dimana menjadi sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT governance yang dapat membantu auditor, manajemen dan user untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan permasalahan-permasalahan teknis.

Kerangka kerja COBIT ini terdiri atas beberapa arahan ( guidelines ), yakni:

Control Objectives: Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi ( high-level control objectives ) yang tercermin dalam 4 domain, yaitu: planning & organization acquisition & implementation delivery & support , dan monitoring .

Audit Guidelines: Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci (detailed control objectives ) untuk membantu para auditor dalam memberikanmanagement assurance dan/atau saran perbaikan.

Management Guidelines: Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Sejauh mana Anda (TI) harus bergerak, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
  • Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus?
  • Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses (critical success factors )?
  • Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan?
  • Bagaimana dengan perusahaan lainnya – apa yang mereka lakukan?
  • Bagaimana Anda mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.

 

No related posts.

Leave a Reply