Strict Standards: Declaration of mystique_CategoryWalker::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/blog/html/wp-content/themes/mystique/lib/core.php on line 71 Strict Standards: Declaration of mystique_CategoryWalker::end_el() should be compatible with Walker::end_el(&$output) in /home/blog/html/wp-content/themes/mystique/lib/core.php on line 71 Strict Standards: Declaration of mystique_PageWalker::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/blog/html/wp-content/themes/mystique/lib/core.php on line 127 Strict Standards: Declaration of mystique_PageWalker::end_el() should be compatible with Walker::end_el(&$output) in /home/blog/html/wp-content/themes/mystique/lib/core.php on line 127 Setetes Embun Yang Bermakna - Part 4

Sistem operasi modul 3

Modul 3

Utilitas dalam Linux

OUTPUT DAN PEMBAHASAN :

File baru bernama ibukota.txt dengan editor vi ,isinya adalah :

Jakarta : Indonesia

Manila : Philipina

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Kualalumpur : Malaysia

Bangkok : Thailand

Teheran : Iran

Washington : USA

Kairo : Mesir

~

“ibukota.txt”11l, 194C

 

1.a) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt

Bangkok : Thailand

Jakarta : Indonesia

Kairo : Mesir

Kualalumpur : Malaysia

London : Inggris

Manila : Philipina

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Paris : Perancis

Teheran : Iran

Washington : USA

ð  Short adalah untuk mengurutkan data menurut alphabet A-Z dari inputan yang disimpan pada file ibukota.txt

 

b) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt > hasil.txt

  [student@localhost~]$ cat hasil.txt

Bangkok : Thailand

Jakarta : Indonesia

Kairo : Mesir

Kualalumpur : Malaysia

London : Inggris

Manila : Philipina

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Paris : Perancis

Teheran : Iran

Washington : USA

ð  Memindahkan dari file ibukota.txt ke file hasil.txt

 

c) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt > hasil.txt

Washington : USA

Teheran : Iran

Paris : Perancis

New Delhi : India

Moskow : Rusia

Manila : Philipina

London : Inggris

Kualalumpur : Malaysia

Kairo : Mesir

Jakarta : Indonesia

Bangkok : Thailand

ð  Untuk mengurutkan Huruf awalan dari Z-A

 

2.a) [student@localhost~]$ wc ibukota.txt

11 34 194 ibukota.txt

:Utuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter.

 

   b)[student@localhost~]$ wc -l ibukota.txt

11 ibukota.txt

     :Untuk menghitung jumlah baris          

 

   c) [student@localhost~]$ wc -w ibukota.txt

34 ibukota.txt

:Untuk menghitung jumlah kata

 

   d) [student@localhost~]$ wc -c ibukota.txt

194 ibukota.txt

:Untuk menghitung jumlah karakter

 

3.a) [student@localhost~]$ head –1 ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

ð  Untuk menampilkan 1 baris dari awal hingga baris yang diinginkan sesuai dengan isi file ibukota.txt

 

[student@localhost~]$ head –5 ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

Manila : Philipina

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

ð  Untuk menampilkan 5 baris dari awal hingga baris yang diinginkan sesuai dengan isi file ibukota.txt

 

[student@localhost~]$ head –10 ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

Manila : Philipina

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Kualalumpur : Malaysia

Bangkok : Thailand

Teheran : Iran

Washington : USA

ð  Untuk menampilkan 10 baris dari awal hingga baris yang diinginkan sesuai dengan isi file ibukota.txt

b) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt |head -5

Bangkok : Thailand

Jakarta : Indonesia

Kairo : Mesir

Kualalumpur : Malaysia

London : Inggris

ð  Untuk menampilkan baris dari awal hingga baris yang diinginkan sesuai dengan baris yang telah diurutkan(short)

c) student@localhost~]$ sort ibukota.txt |head -3 |wc –c

53

ð  Untuk menampilkan jumlah karakter pada 3 baris dari awal yang telah diurutkan.

 

4.a) [student@localhost~]$ tail -1 ibukota.txt

Kairo : Mesir

ð  Untuk mendapatkan 1 baris dimulai dari baris terakhir pada isi file ibukota.txt yang belum diurutkan

 

 [student@localhost~]$ tail +3 ibukota.txt

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Kualalumpur : Malaysia

Bangkok : Thailand

Teheran : Iran

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk mendapatkan 3 baris dimulai dari baris ke-3 dan setelahnya hingga selesai pada isi file ibukota.txt yang belum diurutkan

 

 [student@localhost~]$ tail -10 ibukota.txt

Manila : Philipina

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Kualalumpur : Malaysia

Bangkok : Thailand

Teheran : Iran

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk mendapatkan 10 baris dimulai dari baris terakhir pada isi file ibukota.txt yang belum diurutkan

 

 

b) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt |tail +5

Washington : USA

Teheran : Iran

Paris : Perancis

New Delhi : India

Moskow : Rusia

Manila : Philipina

London : Inggris

ð  Untuk mendapatkan 5 baris dimulai dari baris ke-5 dari bawah dan 5baris setelahnya pada isi file ibukota.txt yang telah diurutkan (short)

 

c) [student@localhost~]$ sort ibukota.txt |tail -3 |wc -1

3

ð  Untuk mendapatkan jumlah baris yang diurutkan

d) [student@localhost~]$ tail -3 ibukota.txt

Teheran : Iran

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk mendapatkan 3 baris dimulai dari bawah dan setelahnya hingga 3baris dari bawah pada isi file ibukota.txt yang belum diurutkan

 

[student@localhost~]$ tail +3 ibukota.txt

Paris : Perancis

London : Inggris

Moskow : Rusia

New Delhi : India

Kualalumpur : Malaysia

Bangkok : Thailand

Teheran : Iran

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk mendapatkan 3 baris dimulai dari baris ke-3 dan setelahnya hingga selesai pada isi file ibukota.txt yang belum diurutkan

PERBEDAAN : Untuk menampilkan baris dari atas atau bawah.

 

5.[student@localhost~]$ grep “o” ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

London : Inggris

Moskow : Rusia

Bangkok : Thailand

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk menampilkan baris yang mengandung huruf “o”didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan

[student@localhost~]$ grep “ia” ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

Moskow : Rusia

Kualalumpur : Malaysia

New Delhi : India

ð  Untuk menampilkan baris yang mengandung ejaan  “ia” didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan

 

[student@localhost~]$ grep “aris” ibukota.txt

Paris : Perancis

ð  Untuk menampilkan baris yang mengandung ejaan  “aris” didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan

 

[student@localhost~]$ grep “halo” ibukota.txt

  [student@localhost~]$

ð  Untuk menampilkan baris yang mengandung ejaan  “halo” didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan,namun tidak ada baris yang mengandung ejaan “halo”

 

a) [student@localhost~]$ grep “o” ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

London : Inggris

Moskow : Rusia

Bangkok : Thailand

Washington : USA

Kairo : Mesir

ð  Untuk menampilkan baris yang mengandung huruf “o”didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan

 

    [student@localhost~]$ grep “o” ibukota.txt |wc –l

6

ð  Untuk menghitung jumlah baris yang mengandung huruf “o” didalamnya berdasarkan file pada ibukota.txt yang belum diurutkan

 

b)Perintah untuk mendapatkan baris yang mengandung “la” adalah :

    [student@localhost~]$ grep “la” ibukota.txt

 

c) [student@localhost~]$ grep “o” ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

London : Inggris

Moskow : Rusia

Bangkok : Thailand

Washington : USA

Kairo : Mesir

 

 [student@localhost~]$ grep -v “o” ibukota.txt

Manila : Philipina

Paris : Perancis

New Delhi : India

Teheran : Iran

Kualalumpur : Malaysia

ð  Perbedaannya adalah untuk menampilkan baris yang karakter “o” nya dihilangkan.

 

6. [student@localhost~]$ logname

Student

ð  Menampilkan nama user

7. [student@localhost~]$ finger

bash: finger:command not found

 

8. [student@localhost~]$ df

Filesystem         Size Used Avail Use%  Mounted on

/dev/sda6          9.4G 2.9G 6.5G   31%  /

ð  Menampilkan ruang disk yang tersisa

 

9. [student@localhost~]$ uname –m

i686

[student@localhost~]$ uname –n

Localhost

ð  Perintah diatas adalah tampilan host

[student@localhost~]$ uname –r

2 . 6 . 12-12mdk

[student@localhost~]$ uname –v

#1 Fri Sep 9 18:16:23 CEST 2005

ð  Perintah diatas adalah tampilan tanggal saat berlangsungnya proses pada Linux.

ð  Perintah diatas adalah informasi lengkap tentang Linux yang sedang digunakan.

 

10.Menjawab soal dan mempraktekkan :

a)Untuk menghitung jumlah baris

 [student@localhost~]$ wc –l ibukota.txt

11 ibukota.txt

 

b)Menghitung jumlah baris pada file ibukota.txt yang tidak mengandung huruf o

[student@localhost~]$ grep –v “o” ibukota.txt |wc –l

5

 

c)Menampilkan baris pada file ibukota.txt yang bagian negaranya berawalan i.

[student@localhost~]$ grep “I” ibukota.txt

Jakarta : Indonesia

Teheran : Iran

New Delhi : India

London : Inggris

 

d) Menghitung jumlah baris pada file ibukota.txt dimulai dari baris kelima hingga yang

    terakhir

[student@localhost~]$ head -6 ibukota.txt |wc –l

6

 

e)Menampilkan 3 baris pada file ibukota.txt yang barisnya mengandung huruf a.

[student@localhost~]$ grep  “a” ibukota.txt | head –3

Jakarta : Indonesia

Manila : Philipina

Paris : Perancis

Sistem Operasi Modul 2

Modul 2

Mengenal Editor vi

 

Hasil praktikum : terdapat pada lampiran

Pembahasan :

1.         Perintah mkdir kerjaku        membuat direktori kerja baru (kerjaku).

Perintah cd kerjaku             menuju direktori kerjaku.

          Perintah vi latihan.txt              masuk pada file baru dengan informasi .

            “latihan.txt[FILE NEW] ” (pada bagian bawah layar) dan menunjukkan bahwa file         latihan.txt  adalah file baru.

a)      Tombol < I > atau <INSERT>           memulai pengetikan teks.

b)      Mengetikkan sebuah paragraph .

c)      Tombol <ESC>           untuk kembali ke mode command line.

Perintah :wq <ENTER>         untuk menyimpan berkas dan keluar dari (write quit)vi.

2.         Perintah cat latihan.txt        untuk menampilan paragraph yang telah diketik        secara utuh.

3.         Setelah memberi perintah vi latihan.txt

a)      Tombol <O>               untuk menaikkan kursor 1baris kosong  diatas baris pertama awal.

b)      “SISTEM OPERASI LINUX” sebagai judul.dan <ENTER>

c)      Tekan <ESC> kemudian  perintah : :q!<Enter>

perintah : :q!<Enter>        keluar dari vi tanpa melakukan peyimpanan.

d)     Perintah cat latihan.txt hasilnya adalah paragraph seperti awal, tidak ada judul. Karena judul tidak tersimpan saat dilakukan perintah :q!<Enter>

4.         Kembali ke file latihan.txt dengan perintah  vi latihan.txt dan sunting dengan       melakukan langkah 3.a dan 3.b .Kemudian :

a)      Kursor diarahkan pada akhir baris pertama, bukan pada judul. Lalu tekan tombol <o> . Tombol <o>               untuk memberi sela 1baris kosong diatas baris yang berkursor.

b)      Mengetik “Banyak digunakan di  Indonesia

c)      Tekan <ESC>  kemudian keluar dan simpan dengan perintah :wq!<Enter>

5.         Berikan perintah cat latihan.txt

Isinya “Banyak digunakan di  Indonesia” dan judul berada diatas paragraph awal.

  1. 6.         Perintah untuk menyalin file latihan.txt ke file latihan2.txt menggunakan perintah :

 cp latihan.txt latihan2.txt

7.         Buka file latihan2.txt dengan perintah : vi latihan2.txt

  • Memindahkan kursor pada baris yang berisi kalimat “Banyak digunakan di  Indonesia
  • Kembali ke mode command line dengan perintah <ESC> dan tekan tombol< dd>.

Tombol <dd>            untuk menghapus satu baris pada line yang ditunjuk diakhir yang ingin dihapuskan.

 

  • Kembali ke mode command line lalu tekan tombol < u> .

Tombol <u>         (undo) untuk menampilkan kembali data yang terakhir kali dihapus.

  • Kembali ke mode command line dan beri perintah <d2d>.

Perintah d2d         untuk menghapus baris yang ditunjuk kursor dan menggabung 2baris dibawahnya.

  • Kembali ke command line. Lalu tekan <u> lagi.
  • Keluar dari vi tanpa melakukan penyimpanan (perintah :q!)

8.        Buka kembali file latihan2.txt dengan perintah vi latihan2.txt .

  • Perintah 1,$s/Linux/Linux Mandrake 9.1/g <Enter>

Untuk mengganti kata Linux menjadi Linux Mandrake 9.1

(1,$ sberarti dari baris pertama hingga baris terakhir)

  • Untuk mengganti kata sistem menjadi system ,perintahnya adalah :

1,$s/sistem/system/g

Maka, perintah untuk mengubah kata yang diinginkan pada semua kata yang ad paragraph adalah : 1,$s/kata1/kata2/g

  • Untuk menghapus semua kata operasi ,maka perintahnya adalah ;

1,$s/operasi//g

Sistem Operasi Modul 1

Modul 1
Perintah-perintah Dasar LinuxHasil praktikum : terdapat pada lampiran
Pembahasan :
1. Proses login :
User :student
Password :student
2. Perintah untuk keluar dari system :
exit
3. Perintah untuk melihat bantuan online dari suatu perintah :
Formatnya : man
4. Melihat informasi tanggal :
Formatnya :date
 Untuk melihat tanggal dan hari dengan format satu baris .
5. Melihat isi suatu direktori : :
Formatnya : ls => untuk melihat direktori secara mendatar atau menurun dan bisa acak .
6. Berpindah direktori :
Formatnya : cd
7. Menghapus file
Formatnya : rm
8. Menbuat direktori baru :
Formatnya : mkdir
9. Menghapus direktori yang sudah kosong :
Formatnya : rmdir
10. Melihat User yang aktif :
Formatnya : who
=> User yang aktif dan tanggal serta jam aktifnya juga tertera.
11. Menampilan kalender :
Formatnya : cal
 Kalender yang tercantum terlihat selama bulan dan tanggal yang dituju.
12. Mengkopi file atau direktori
Formatnya : cpTugas :
1. Penjelasan detail tentang perintah-perintah yang telah dijalankan ada pada pembahasan .
2. Perintah-perintah dasar Linux yang belum ada pada modul 1 beserta fungsinya.
1.
2.
3.
4.
5.

Praktikum algortima modul 16

MODUL 16

KELAS DAN OBYEK II

  1. TUJUAN

Mahasiswa mampu membuat obyek yang mengacu dikelas tersebut.

  1. PEMBAHASAN

LATIHAN

Membuat kelas main.

public class Bicycle{

public int cadence;

public int gear;

public int speed;

 

public Bicycle (int startCadence, int startSpeed, int startGear){

gear = startGear;

cadence = startCadence;

speed = startSpeed; More >